Catatan untuk mu - Ketikan Jemari

Tag Archives: tausiyah


0Comments

Mari Merenung Sejenak..!!

Ketika bumi ini tidak lagi berputar, gunung-gunung berterbangan bagaikan kapas yang tertiup, matahari dan buln mulai tak mengenal jalur yang sering merka lalui, dan alam mulai bekerja seperti bukan kebiasaannya

Saat itulah manusia dan makhluk-makhluk hidup mulai hiruk pikuk, mereka tak tahu kan pergi dan bersembunyi dimana.

Saat itulah pintu taubat untuk manusia kan tertutup dan tanda-tanda itu kian nyata mendekati waktunya.

Saat itulah manusia keluar dari kuburnya dengan keadaan yang bermacam-macam.

Saat itulah awal kehancuran hidup dunia menuju hidup yang sebenarnya (akhirat).

2Comments

Keindahan Itu

Desiran suara pasir yang terhempa oleh ombak, menjadikan bumi ini kian ramai dengan irama-irama keindahannya. Siulan burung di pagi dan sore hari, menjadikan bumi kian ramai dengan irama-irama keindahannya. Dan putaran bumi ini pun, membuat bumi menjadi ramai dengan irama-iramanya.

Kini keindahan itu disambut kembali dengan tangisan manusia yang baru saja menemui alam barunya, bumi. Keharuan serta kebahagiaan ikut meramaikan keindahan itu atas tangis manusia baru itu.

Jeritan kelaparan seorang bocah kecil karena tidak adanya sesuatu apapun yang masuk ke dalam perut (makanan dan minuman) bocah tersebut ikut meramaikan keindahan itu.

Tangis sedih anak dan ibu akan ruh yang telah meninggalkan jasad sang ayah kian menemani keindahan itu.

Senda gurau, tangis canda, kemiskinan kekayaan, baik buruk, dan seluruh makhluk yang ada di bumi ini kian meramaikan keindahan itu.

0Comments

Harapan Bumi

Bumi yang selalu berputar kini mulai mengharpkan sesuatu kepada pencipta-Nya.

Kira-kira apa ya harapan dunia itu?

Apakah harapan manusia yang sudah bertahun-tahun bekerja?

Harapan yang selalu diinginkan seseorang ketika sudah mencapai umur yang tua renta

Yup, benar itulah dia. Kata-kata PENSIUN yang sangat diharapkan pak tua itu.

Apa jadinya jika bumi ini ternyata mempunyai keinginan seperti manusia yang sudah tua itu??

0Comments

Pernah Berfikir Menjadi Orang Lain

Pernahkah diri ini berfikir tuk menjadi orang lain…???

“Kayanya enak ya jadi si fulan atau enak ya jadi si fulanah..Dia bebas, orangtua sudah memberikan kepercayaan yang lebih, tajir lagi… Seandainya saya bisa seperti dia.. “

 

Fully Powered By:

WordPress Firewalker