Catatan untuk mu - Ketikan Jemari

+++ 24 Feb 2010 Allah Tumbuhkan Lagi Rahim Untukku - Apa jadinya bila wanita terpaksa harus kehilangan rahimnya?...   +++ 16 Dec 2009 Syazan Falah Asyamee - Subhanallah Wal Hamdulillah, atas karunia serta rahmat yang...   +++ 19 Nov 2009 Testing Using Adobe Air Application - Alhamdulillah akhirnya saya bisa juga testing menggunakan adobe...   +++ 18 Nov 2009 Adobe Air - Sudah beberapa hari ini saya install tweetdeck (applikasi...   +++ 29 Oct 2009 Resize Image dalam satu folder di Ubuntu - Iseng-iseng gimana caranya supaya resize image dalam satu...  

Menikmati Wajah Sang Pujaan

“hei boy, lagi ngapain lo?”.
“eh joy, biasa niy cuci mata di facebook!
“Ya ampun boy, knpa siy lo demen bangt ngeliatin foto2 ntu orang yg ada di fb?
“gini joy, gw naksir ama niy orang. lantaran dulu gw susah bgt dapt foto dia, eh pas gw lihat fb tuh cewek eh trnyata ada fotonya.”
“oh jd gara2 itu boy lo sering ngeliatin tuh facebook?”
“iya joy!”.

Teman-teman ku yang dirahmati oleh Allah SWT. Social Network kini merebak dan telah menjadi wabah tuk smua anak Adam. Dari yang muda hingga yang tua, dari yang kurang beruntung fisiknya sampai yg beruntung fisiknya, dari yang kurang beruntung hartanya sampai yang beruntung hartanya, dari yang gaptek sampai yang meltek, dari yang akhlaknya buruk sampai yang akhlaknya baik, dari yang punya niat buruk sampai ke yang punya niat baik.

Social Network mempunyai banyak fasilitas yang luar biasa. Ada fasilitas yang bisa menyimpan foto, catatan, hingga bisa sebagai tempat share video ataupun music kesayangan yg kita punya. Dan bahkan beberapa data penting bisa kita simpan didalam Social Network ini. Sungguh sebuah frame yang sangat menarik tuk kita, dan dengan Social Network pun kita bisa terhbng dngan orang-orang yg adai Social Network tersebut.

Teman-temanku yang dirahmati oleh Allah SWT. Pemanfaatan Social Network kian merebak terutama jaringan social yg kini kian digandrungi “Facebook”. Pemanfaatan Social Network ini, kini bisa dimanfaatkan tuk “temu kangen teman2 lama”, promo tuk organisasi2, promo tuk para caleg2, tuk menjalin silaturahmi, dll. Membuat Social Network ini kian digandrungi.

Namun kita perlu berfikir sejenak, adakah mudhorot dr Social Network ini? jawabannya tentu ada walau dengan syarat. Kenapa dengan syarat, karena mudhorot atau masalah kan timbul karena kita dan apa yang kita lakukan. Saya mengambil contoh dr “apa yang harus kita fikirkan sejenak” :
1. seberapa pentingkah foto2 pribadi kita terpampang sebagai avatar Social Network kita?
2. seberapa yakinkah kita, klo foto2 kita tidak digunakan tuk hal2 yang jahat oleh orang lain?
3. seberapa yakinkah kita, klo foto2 kita tidak menimbulkan nafsu syahwat bagi orang yang melihatnya?
4. dan yakinkah kita klo foto2 kita tidak membuat kita berdosa karena orang lain?

Tuk teman2 seperjuangan yang spertinya diri kita cukup dan sangat paham dengan menjaga ke’iffahan / kesucian diri kita dari hal2 yang tidak berguna. Pantaskah diri kita disebut seorang muslim jikalau kesucian diri kita ini ternodai yang padahal menjadi muslim itu kebutuhan tuk hidup kita ini.

ana coba copas tulisan seorang teman, yang bisa jadi kita sudah pernah membacanya.

Terlalu banyak dalil dan alasan dalam hal ini sehingga dengan yakin ana katakan: TIDAK BOLEH MEMASANG FOTO PRIBADI /AVATAR

1. Tidakkah kita lupa ayat:
“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat” [Q.S. An-Nur: 30]
Bahwa kaum laki-laki diperintahkan untuk menjaga, menahan dan menundukan pandangan terhadap yang tidak halal baginya, salah satunya wanita non-mahrom. Maka bagaimana mungkin itu dapat dilakukan jika kaum wanita memampang wajah2 mereka dimana-mana.
2. Dari dalil surat An-Nuur ayat 30 di atas, juga dengan hadits2 yang begitu banyaknya, seprti hadits berikut:
“Zina kedua mata adalah memandang, zina kedua telinga adalah mendengar, zina lisan adalah bicara, zina tangan adalah memegang, dan zina kaki adalah melangkah.” (Muttafaq ‘alaih dengan lafazh Muslim)
“Janganlah engkau mengikuti satu pandangan dengan pandangan lain karena engkau hanyalah memiliki yang pertama dan tidak untuk yang selanjutnya.” (HR. Al Haakim dalam Al Mustadrak)
Para ulama berbeda pendapat tentang hukum memandang wajah lawan jenis. Sebagian pendapat yang rajih mengatakan haram bagi laki2 memandang wanita non-mahrom walau tanpa syahwat, sedangkan bagi wanita haram memandang laki2 kecuali tanpa syahwat. Namun yang jelas ada beberapa pendapat tentang hal ini. Namun sungguh mengherankan untuk perkara memandang saja masih diperselisihkan boleh-tidaknya, artinya hal ini mengandung sesuatu yang beralasan untuk dilarang, bahkan yang lebih rajih pendapat melarangnya, eh malah kita memampang wajah2 kita dimana-mana. Apakah kita tidak khawatir dan tidak takut bila ternyata disisi ALLOH ini adalah perkara yang dilarang?
3. Jangan sombong dengan merasa berhati tegar! Sungguh hati manusia sangat lemah. Sebuah gambar bisa membuat rusak hatimu, rusak niatmu, hangus pahalamu, hilang kesucian hatimu, dan kaupun akhirnya jauh dari ALLOH. Perhatikanlah Fudhail bin Iyadh rahimahullah, seorang ‘alim, seorang shalih, ahli ilmu dan ibadah, 40 tahun tak pernah ia telat untuk mendapat shaf pertama dalam shalat, namun ia mengatakan “Sungguh yang yang paling aku takutkan adalah fitnah wanita”. Sungguh beliau sangat memahami sabda Rosulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam, “Tidaklah aku meninggalkan fitnah setelahku yang lebih berbahaya bagi kaum pria melebihi kaum wanita” (Muttafaqun ‘alaih)
4. Di dalam Islam, sebelum menikah disyariatkan nazhor. Yaitu melihat calon pasangan, menurut pendapat yang paling kuat hanya sebatas muka dan telapak tangan. Agar tidak menikahi kucing dalam karung. Nah, kalau Islam memperbolehkan wanita memampang wajah2nya dimana-mana untuk apa ALLOH dan Rasul-Nya memerintahkan nazhor sebelum menikah? Lha wong tiap hari bisa kelihatan. Maka disyariatkannya nazhor adalah dalil bahwa wajah wanita tidak boleh sembarang dilihat orang. Tidak boleh diobral, khusus yang ’serius’  Happy
5. Para ulama berbeda pendapat tentang hukum menutup wajah (dengan cadar atau semacamnya). Dalilnya:
“Wahai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min. Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka” [Q.S. Al-Ahzab : 59]
Walau memang yang lebih rajih adalah hukumnya hanya mustahab (sunnah), tidak wajib. Nah jika menutup wajah hukumnya antara wajib dan sunnah, lha ini koq malah di buka2 dan dipampang dimana-mana?
7. Dizaman teknologi canggih ini fitnah syahwat semakin dahsyat. Bahkan pelecehan bisa dilampiaskan dengan gambar. Betapa banyak artis wanita yang mengobral wajah dikoran, majalah dan TV tiba2 ditemukan fotonya tanpa pakaian. Padahal ia tidak pernah merasa diambil gambar tanpa pakaian. Ketahuilah itu bukan hal sulit dimasa sekarang, retouching gambar, copy disini, paste di situ, kepala ini badannya itu, dalam hitungan menit pun jadi. Apakah kita tidak khawatir?
8. Dan masih banyak lagi dalil dan alasan lain yang ana tidak bisa tuliskan semuanya.

Tidak ada niat yang ingin menghakimi, tp rasa kasih sayang saya tuk kita smua. Smoga saya dan teman2 bisa merubah kebiasaan2 yang harusnya tabu tuk kita tp kita lakukan namun hal2 yang tidak tabu tidak kita kerjakan.

Sesungguhnya Kebenaran hanyalah milik Allah SWT.
Wallahu’alam.

Sesungguhnya Islam itu asing saat ia datang dan diakhir zaman Islam kan menjadi asing kembali.

Share and Enjoy:
  • Print this article!
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Turn this article into a PDF!
  • blogmarks
Beri Nilai Artikel Ini :
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...
 
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

2 comments for “Menikmati Wajah Sang Pujaan”

  • dhodie says:

    Based on kasus profil orang yang digunakan secara tidak bertanggung jawab untuk kepentingan orang lain yang pernah merebak di fesbuk, saia mencoba untuk meminimalisasi informasi pribadi saia di sana.

    Kalau foto saia, cuman foto cupu. Gak akan ada yang suka koq :-) )

  • lukman says:

    foto saya terbalik kok om :D

    err itu jadi dilema juga dalam pemasangan foto untuk avatar, akhirnya diniatkan untuk identitas saja, itu pun disamarkan dengan terbalik, hanya orang2 hebat yang bisa mengenali dengan baik :D

Leave comments









 

Fully Powered By:

WordPress Firewalker